Kamis, 16 Februari 2012

FUNGSI MAKANAN


Makanan adalah benda yang dapat dikonsumsi oleh manusia, dimana di dalamnya terkandung zat-zat yang dibutuhkan manusia untuk menjaga kelangsungan hidupnya. Tujuan utama manusia mengkonsumsi makanan adalah untuk bertahan hidup. Untuk mencapai tujuan ini, makanan yang dikonsumsi haruslah memenuhi syarat tertentu. Makanan yang dikonsumsi haruslah bergizi, dalam arti mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh dalam proses metabolisme. Contoh dari zat-zat gizi ini antara lain : (1) karbohidrat, (2) protein, (3) lemak, (4) vitamin dan (5) mineral. Dalam kebudayaan masyarakat Indonesia, kebutuhan tubuh akan zat-zat ini dipenuhi melalui makanan dengan sebutan “Empat Sehat Lima Sempurna”. Yang dimaksud dengan “Empat Sehat Lima Sempurna “ adalah susunan menu makanan sehari-hari yang terdiri atas; nasi (atau bisa diganti dengan jagung atau sagu), sayuran, lauk pauk, buah, dan susu.

                Susunan menu makanan sehari-hari tersebut diatas dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan zat-zat gizi yang berguna untuk proses metabolisme. Dari nasi/jagung/sagu tubuh mendapatkan karbohidrat yang menjadi sumber utama pembentukan energi untuk aktifitas. Sayuran mengandung berbagai macam mineral dan vitamin. Lauk pauk adalah sumber protein dan lemak, yang dapat digunakan sebagai cadangan energi. Buah mengandung berbagai macam mineral dan vitamin serta susu yang mengandung protein, lemak, vitamin dan mineral.

                Fungsi utama dari makanan bagi manusia dapat dibagi menjadi 3, yaitu (1) tumbuh kembang, (2) penyediaan energi dan (3) Pengendalian metabolisme. Manusia dari lahir hingga umur tertentu mengalami pertumbuhan pada tubuhnya. Pertumbuhan ini membutuhkan zat gizi yang cukup agar pertumbuhan dapat berjalan dengan optimal. Oleh karena itu asupan makanan yang bergizi sangat mutlak diperlukan untuk menjalankan proses tumbuh kembang ini, terutama pada usia 5-10 tahun, dimana pertumbuhan pada manusia berjalan dengan pesat. Apabila asupan makanan bergizi kurang pada masa-masa tumbuh kembang ini, maka pertumbuhan akan tetap terjadi namun dalam kapasitas yang tidak optimal. Setelah mencapai umur kira-kira 25 tahun, pertumbuhan manusia cenderung relatif sedikit, atau bahkan berhenti sama sekali. Pada masa ini asupan makanan bergizi berfungsi untuk menjaga kelangsungan hidup serta memenuhi asupan gizi untuk proses metabolisme. Fungsi yang kedua adalah untuk penyediaan energi. Dalam penyediaan energi, zat gizi utama yang digunakan adalah karbohidrat. Karbohidrat dapat diubah menjadi energi di dalam tubuh sehingga tubuh dapat beraktifitas. Seperti halnya dalam kegiatan olahraga, otot yang menggerakan tubuh membutuhkan energi untuk bekerja. Dalam proses ini karbohidrat dipecah menjadi ATP. Proses pemecahan karbohidrat menjadi ATP dapat terjadi dalam 3 cara, yaitu Sistem Kreatif Fosfat/Anaerob tanpa Pembentukan Laktat, ATP-PC/Alatic Anaerobic System dan Sistem Anaerob dengan Pembentukan Laktat (Lactic Glycoltic System). Asam laktat sendiri adalah zat dalam tubuh yang dapat menyebabkan badan menjadi terasa pegal dan berat setelah berolahraga. Apabila asupan karbohidrat dalam tubuh kurang, maka tubuh akan mengambil sumber energi dari lemak dan protein. Selain itu dapat dilakukan penambahan menu makanan tertentu dalam rangka penambahan penyimpanan energi dalam otot/glikogen loading.
                Fungsi yang ketiga adalah pengendalian metabolisme. Dalam hal ini zat yang berperan dominan adalah vitamin dan mineral. Vitamin dan mineral banyak diperlukan tubuh untuk membantu proses metabolisme yang optimal, sehingga semua organ tubuh dapat berfungsi dengan semestinya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pengikut